Iman kepada para nabi dan rasul merupakan salah satu rukun iman. Setiap muslim wajib meyakini bahwa Allah ﷻ telah mengutus para nabi dan rasul untuk membimbing manusia menuju jalan yang benar. Allah ﷻ memerintahkan kaum muslimin untuk mengikuti petunjuk para nabi yang telah diutus tersebut. Hal ini disebutkan dalam firman Allah ﷻ:

...اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ هَدَى اللّٰهُ فَبِهُدٰىهُمُ اقْتَدِهْ

"Mereka itulah (para nabi) yang telah diberi petunjuk oleh Allah. Maka, ikutilah petunjuk mereka..." [Quran Surat Al-An'am/6: 90]

Ayat ini menunjukkan bahwa umat Islam sampai hari ini diperintahkan untuk mengikuti petunjuk para nabi dan rasul selama syariat tersebut masih berlaku. Karena itu, para ulama dalam kitab-kitab tafsir menjadikan ayat ini sebagai dalil wajibnya beriman dan mengikuti para nabi serta rasul.

Jumlah nabi dan rasul ada banyak. Sebagian mereka itu dikisahkan oleh Allah ﷻ dalam Al-Qur’an dan sebagian yang lain tidak dikisahkan. Allah ﷻ berfirman:

...وَلَقَدْ اَرْسَلْنَا رُسُلًا مِّنْ قَبْلِكَ مِنْهُمْ مَّنْ قَصَصْنَا عَلَيْكَ وَمِنْهُمْ مَّنْ لَّمْ نَقْصُصْ عَلَيْكَ

"Dan sesungguhnya telah Kami utus beberapa orang rasul sebelum kamu, di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada (pula) yang tidak Kami ceritakan kepadamu..." [Quran Surat Ghafir/40: 78].

Nabi adalah seorang yang diberi wahyu oleh Allah dengan suatu syari’at namun tidak diperintah untuk menyampaikannya, akan tetapi mengamalkannya sendiri tanpa ada keharusan untuk menyampaikannya. Sedangkan Rasul adalah seorang yang mendapat wahyu dari Allah dengan suatu syari’at dan ia diperintahkan untuk menyampaikannya dan mengamalkannya. Setiap rasul mesti nabi, namun tidak setiap nabi itu rasul. Jadi para nabi itu jauh lebih banyak ketimbang para rasul. Tidak diketahui berapa jumlah mereka kecuali oleh Allah ﷻ Yang Maha Tahu. Meski terdapat beberapa hadits yang menyebutkan jumlahnya namun keshahihannya masih diperselihkan, disebutkan bahwa:
  • Jumlah nabi sekitar 124.000
  • Jumlah rasul sekitar 315
Adapun di dalam Al-Qur’an disebutkan 25 nabi secara jelas, dan para ulama menyebutkan hal ini sebagai ijma’ (kesepakatan).
  • Sebanyak 18 nabi disebutkan dalam satu rangkaian ayat, yaitu dalam QS. Al-An'am ayat 83–86: Ibrahim, Ishaq, Ya'qub, Nuh, Dawud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa, Harun, Zakariya, Yahya, Isa, Ilyas, Ismail, Alyasa, Yunus, Luth.
  • Dan 7 nabi lainnya disebutkan dalam ayat yang terpisah: Adam, Idris, Shaleh, Syu'aib, Hud, Dzulkifli, dan Muhammad ﷺ sebagai penutup para nabi (khatam an-nabiyyin).
Selain nabi yang disebutkan dalam Al-Qur’an, terdapat pula nabi yang disebutkan dalam hadits, di antaranya:
  • Syits➜ Putra dari Nabi Adam yang disebut menerima 50 shahifah (lembaran wahyu).
  • Yusya bin Nun➜ Murid dan pembantu Nabi Musa yang dalam beberapa riwayat disebut memimpin Bani Israil setelah Nabi Musa.
Di dalam Al-Qur’an juga disebutkan beberapa tokoh yang shaleh yang diperselisihkan oleh para ulama apakah mereka termasuk nabi atau bukan. Sebagian ulama menganggap mereka sebagai nabi, sementara sebagian lainnya berpendapat bahwa mereka hanyalah hamba atau raja yang saleh. Mereka adalah:
  • Khidr
  • Tubba (QS. Qaf ayat 14)
  • Dzulqarnain (QS. Al-Kahfi ayat 83–98)